Penghasil Susu Terbaik dari Selat Inggris

Guernsey merupakan sebuah pulau yang berada antara Inggris dan Prancis yang cukup terkenal dengan Penghasil Susu Terbaik dari selat Inggris.

Pulau ini terhitung dalam Kepulauan Kanal dan beribukota di St. Peter Port. Antiknya, perlu memiliki nuansa Inggris, tapi pulau ini tidak dari sisi Inggris Raya atau United Kingdom dan mempunyai pemerintah sendiri.

Baca Juga: Merayakan Natal Di Luar Negeri

Daerah Guernsey tercipta saat permukaan air laut pasang. Waktu itu, Guernsey berada di ujung semenanjung yang mencolok di Selat Inggris. Pada periode neolitik itu, petani-petani menetap di pesisir dan membuat bermacam dolmen dan menhir. Di Pulau Guernsey ada tiga menhir yang unik dari sisi arkelologi. Tuntunan Kristen dikenalkan pertamanya kali di Guernsey oleh Santo Samson Dol.

Penghasil Susu Terbaik dari Selat Inggris

Guernsey terkuasai oleh Duchy Brittany sampai tahun 933 ketika Duchy Normandia menganeksasinya. Kepulauan Kanal (terhitung Guernsey) adalah tersisa paling akhir Duchy Normandia pada jaman tengah. Gelar tradisionil Elizabeth II selaku kepala negara di Guernsey ialah Duke Normandia. Luar biasanya kembali, pulau ini memiliki kekayaan dan keelokan alam yang mengagumkan. Benar-benar pas jadi selaku tujuan berliburmu.

Pulau Guernsey yang ada di Kepulauan Kanal tiba-tiba populer dan jadi perbincangan hangat di Indonesia dan dunia. Pergunjingan ini dipacu oleh ada saluran dana misteri sebesar 1,4 miliar dolar AS atau sama dengan Rp 18,9 juta triliun (kurs 1 dolar AS = Rp 13.500), yang dikerjakan oleh Standar Chartered dari Guernsey ke Singapura di akhir 2015.

Guernsey sebuah pulau kecil di Selat Inggris, dan tidak terhitung jadi sisi yuridiksi Inggris. Tetapi, sejumlah besar kepentingan di bagian jalinan internasional dan pertahanan Guernsey diatasi oleh Pemerintahan Inggris. Penghasilan Guernsey sejumlah 55 % tiba dari bidang layanan keuangan.

Sejauh ini Guernsey dikenali selaku negara tax haven alias suaka pajak, yaitu daerah yang memberi pelindungan pada pengenaan pajak. Wujud pelindungan itu adalah kerahasiaan beberapa data nasabah bank dan biaya pajak rendah atau bahkan juga bebas pajak. Mencuplik situs Central Intelligence Agen (CIA) menulis, penghasilan lokal bruto (PDB) Guernsey sejumlah 3,46 miliar dolar AS pada 2015. Sedang, penghasilan per kapita warga Guernsey sejumlah 52.500 dolar AS per tahun dalam jumlah warga sampai Juli 2017 terdaftar sekitar 66.502 jiwa.

Pada Oktober 2014, Guernsey tanda-tangani kesepakatan pajak Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) dan meratifikasinya di awal 2016. Seperti dikabarkan oleh BBC pada 18 Juni 2015, Guernsey masuk ke 30 yurisdiksi di Eropa yang tidak kooperatif berkaitan info perpajakan.

Menghasilkan Susu Kualitas Baik

Kecuali Guernsey, negara yang lain masuk ke 30 yurisdiksi itu yaitu Kepulauan Cayman, Panama, British Virgin Island, Vanuatu, Bermuda, Antigua, Bahamas, Andorra, Cook Islands, Grenada, dan Liberia. Juru Berbicara Komisi Perpajakan dan Bea Cukai Eropa Vanessa Mock menjelaskan, daftar hitam itu adalah data dari beberapa negara Eropa dan bisa diperbaharui tiap tahun.

Saat sebelum mistis saluran dana di Guernsey ini muncul, awalnya khalayak sudah digemparkan dengan timbulkan dokumen Panama Papers. Dokumen itu menyediakan info beberapa pihak yang menghindar pajak. Deretan nama penting tercantum dalam dokumen itu terhitung pimpinan negara, petinggi dan pejabat politik, pelaku bisnis, sampai profesional. Tax haven lahir selaku konsistenesi bertambahnya biaya pajak.

Lalu, apa bukti-bukti unik mengenai Pulau Guernsey? Yok, baca info selengkapnya di bawah ini.

  1. Awalannya adalah dataran yang berpadu dengan Prancis

Kamu tidak akan menduga, jika dahulunya dataran Pulau Guernsey dan semua pulau di Kanal Islands berpadu dengan Prancis. Lebih persisnya ada di ujung semenanjung sisi barat laut Prancis.

Pulau itu ada pada tempat sekumpulan gunung yang padat namanya Armorican Massif, seperti dikutip dari Wiley Online Library. Namun, peningkatan permukaan air laut menjauhkannya dari daratan Prancis seputar 8.000 tahun lalu.

  1. Salah satunya daerah dengan bentang ketinggian pasang kering paling besar di dunia

Guernsey adalah salah satunya daerah yang memiliki bentang ketinggian di antara pasang dan kering (tidal kisaran) paling besar di dunia, yakni seputar 10 mtr.. Kejadian pasang kering itu berlangsung tiap enam jam sekali dan mengganti jarak batasan tatap muka di antara laut dan dataran.

Hal itu jadikan tempat pantai Guernsey nampak jauh berbeda saat berlangsung pasang atau kering. Saat pantai pada kondisi pasang, karena itu benar-benar pas sekali berenang di situ. Kebalikannya, saat kering kamu dapat menyaksikan pemandangan kelompok batu karang yang dikitari air laut.

  1. Ada kotak pos paling tua di Inggris dan kepulauan disekelilingnya

Kotak pos paling tua di Inggris dan kepulauan sekelilingnya (British Isles) ada di Guernsey. Kotak pos itu dibikin di tahun 1853 dan berada di Union Street, St. Peter Port. Meskipun semua kotak pos di Guernsey mulai dicat warna biru semenjak tahun 1980, kotak pos paling tua itu masih dipertahankan warna merah.

Hal itu untuk mengidentifikasi, jika kotak pos itu adalah yang paling tua, seperti dikutip dari Guernsey Post. Disamping itu, warna kotak pos itu sama dengan warna kotak pos di Inggris Raya sekarang ini.

  1. Sapi ciri khas Guernsey hasilkan susu terlezat di dunia

Guernsey memiliki sapi ciri khas daerah yang warna coklat kemerahan dengan bintik-bintik putih. Kelebihan mengagumkan sapi itu ialah produk susunya benar-benar sedap dan banyak mengandung nutrisi penting, seperti protein serta lemak. Susu sapi itu memiliki kandungan Omega-3 yang semakin banyak dibanding Penghasil Susu Terbaik yang lain.

Berwarna berlainan dari susu yang lain, yakni seperti warna kuning keemasan. Efesiensi produksinya mengagumkan sebab pakan sapi yang dipakai untuk Penghasil Susu Terbaik dari sapi 20 sampai 30 % semakin sedikit dibanding sapi yang lain, seperti dikutip dari The Cattle Site. Ketarik coba susunya?

  1. Castle Cornet dahulunya adalah benteng pertahanan Guernsey

Castle Cornet atau Istana Cornet adalah istana yang berperan selaku benteng pertahanan. Istana ini dibuat pada era ke-13 oleh Kerajaan Inggris yang pernah berkuasa di Guernsey.

Waktu itu, berlangsung agresi Prancis untuk merampas Guernsey dari Kerajaan Inggris. Istana berikut yang jadi selaku pusat pertahanan pasukan Inggris untuk menjaga dermaga pulau ini.

Kekuatan istana ini tidak perlu disangsikan sebab ada pada status yang vital, dikitari oleh laut, dan cuman bisa dijangkau dengan berjalan kaki waktu air laut kering. Sekarang, istana ini sudah berperan selaku museum, seperti dikutip dari situs Guernsey Museum and Galleries.

  1. Ada lingkaran misteri yang namanya Fairy Ring

Peristiwa alam misteri ada juga di Guernsey, yakni The Fairy Ring atau Cincin Peri. Peristiwa itu berbentuk batu berupa lingkaran dengan lubang yang berupa cincin yang mengitarinya. Batu ini dapat kamu dapatkan di Pleinmont, sisi barat pulau ini.

Sudah pasti nama batu ini tidak terlepas dari narasi rakyat yang menyertainya. Dikutip dari BBC, narasi itu mengatakan saat seorang berjalan mengelilingi batu itu sekitar 3x, karena itu kemauannya akan terkabulkan. Berminat untuk coba?

  1. Ada tempat tinggal Victor Hugo, penyair terbaru asal Prancis

Victor Hugo, seorang penyair terbaru asal Prancis, rupanya pernah mengucilkan diri di Guernsey. Dia tinggal di dalam rumah besar yang sekarang jadi museum namanya Hauteville House. Rumah itu dia menempati sepanjang 15 tahun.

Di pulau berikut dia memperoleh ide untuk menulis beberapa karyanya. Dikutip dari Visit Guernsey, Hugo juga mempersembahkan salah satunya novel terbarunya yang dengan judul Les Travailleurs de la Mer (Karyawan Laut) untuk Guernsey.

Kecuali menulis, Hugo suka juga mendekor tempat tinggalnya dengan style yang mengagumkan. Dekor itu juga masih tahan lama hingga saat ini.Mengagumkan sekali, ya bukti-bukti mengenai Pulau Guernsey di atas. Jadi, apa kamu berminat untuk mengeksplorasinya?